Rabu, 27 Juni 2012

[Story] Brilliant Magic Vol.1 Part 1

Diposkan oleh Nurul Fadillah di 6/27/2012 01:08:00 PM
Reaksi: 

Sebelumnya aku udah kenalin komik karya Miyawaki Yukino ini. Karyanya yang satu ini laris banget! sampai-sampai aku kebanjiran order komik ini *hihihi*. Sekarang aku mau bagi-bagi cerita Mitsuki, Kyo dan Atsuki dari Vol. 1 sampai Vol. 3. Langsung aja yuu..cuuuus ah!

Brilliant Magic Volume 1

Mitsuki Fujikawa, 16 Tahun tetapi nampak sebagai anak SD yang kekanak-kanakan. Suatu hari, Mitsuki bersama kedua temannya pergi berbelanja pakaian. Kedua temannya, Chiharu dan Akemi memilih pakaian yang membuat diri mereka tampak lebih dewasa. Sementara, Mitsuki memilih pakaian yang sangat *norak* tidak cocok sama sekali dengan postur tubuhnya yang mungil dan wajah "SD" nya itu. Kesal, Mitsuki langsung keluar dari toko itu dan langsung berlari kejalan sambil berangan-angan. Andai dirinya mempunyai kaki dan tangan yang panjang seperti Chiharu dan rambut lurus tergerai seperti Akemi. Ketika sedang bengong di pinggir jalan, Mitsuki didatangi oleh seorang pencari bakat yang menawarkan peran untuk anak SD. Jelas saja Mitsuki tambah kesal dan berlari pulang kerumah. 



Keesokan harinya disekolah, Mitsuki dengan riang berlari dikoridor dan tiba-tiba pak guru menyuruh Mitsuki untuk menaruh barang-barang ke ruang peralatan. Di dalam ruang peralatan, Mitsuki bertemu si Pangeran Es Atsuki Hirosaki! Mitsuki sudah mengagumi Atsuki semenjak Atsuki menjadi perwakilan murid baru di upacara penerimaan murid baru. Sikapnya cool seperti pangeran. Mitsuki berharap bisa kenal lebih dekat, tetapi kelasnya berbeda dengan Atsuki. Tetapi sekarang, Mitsuki bisa berdekatan dengan Atsuki, Mitsuki memanfaatkan momen ini untuk berkenalan dengan Atsuki. Namun, sikap Atsuki tetap dingin, hanya "ohh" yang keluar dari mulut Mitsuki. Kemudian, keduanya sibuk membereskan peralatan masing-masing. Disaat Mitsuki memperhatikan lebih jauh wajah tampan Atsuki, dia melihat sebuah kalung di leher Atsuki. Padahal Atsuki terkenal sebagai siswa teladan, tetapi mengapa dirinya memakai kalung yang tidak diperbolehkan oleh sekolah.? Tetapi Mitsuki membuat pernyataan dan tersenyum bahwa dia tidak akan memberitahukan kepada sekolah tentang keberadaan kalung tersebut. Atsuki melihat Mitsuki tersenyum dengan tulus langsung memegang wajah Mitsuki dan mendorongnya hingga terjatuh diatas meja *kyaa*. Hati Mitsuki deg-deg an. Dia tidak percaya apa yang dilakukan oleh si Pangeran Es tersebut. "Mau kuberi tahu sosokmu yang sebenarnya?" ucap Atsuki ketika mengelus pipi Mitsuki. Sontak, Mitsuki bangun dan berlari tidak percaya bahwa Atsuki melakukan hal aneh terhadap dirinya.

Mitsuki masih kesal dengan kejadian dengan Atsuki. Debaran hatinya tidak mau berhenti ketika melihat Atsuki. Setelah kejadian tersebut, Atsuki malah cuek dan tidak menghiraukan Mitsuki. Masih kesal, Mitsuki berniat jalan-jalan di kota untuk menghibur diri tiba-tiba saja ada cowok tampan yang mendekatinya untuk menjadikannya model. Mitsuki beranggapan bahwa dirinya akan dijadikan model SD lagi, dirinya kesal dan mengabaikan cowok tampan tersebut. Cowok tampan itu langsung menggendong Mitsuki dan membawanya ke sebuah toko pakaian dan menuju ke ruang make-up. 


"Dia adalah dewa wanita yang ditakdirkan untukku." Begitulah ucapan cowok tampan itu ketika memboyong paksa Mitsuki. Sejurus kemudian, cowok tampan itu berkata "percayalah padaku."! cowok itu menyuruh Mitsuki memejamkan mata dan mulai merias Mitsuki. 

Mitsuki merasakan tangan cowok itu selembut bulu dan lembut menyentuk wajah Mitsuki. Seperti terlahir kembali ketika Mitsuki membuka matanya, ia merasa takjub dan tidak percaya atas pantulan dirinya di cermin. Cowok itu mengatakan, inilah sosok Mitsuki yang sebenarnya. Mitsuki masih bingung, siapa cowok yang mampu mengubahnya menjadi jauuh lebih cantik ini. Cowok itu mengeluarkan kalung yang ada di lehernya. Kaget, Mitsuki teringat dengan adegan kalung yang terjadi di ruang peralatan bersama Atsuki. Ternyata cowok tampan yang telah mengubah penampilannya itu adalah Atsuki Hirosaki si Pangeran Es.!


Kaget bukan kepalang, Mitsuki mencoba sadar. Atsuki menawarkan kepada Mitsuki untuk menjadi model di toko Natural Harvest (toko pakaian kakak Atsuki) dan identitasnya akan dirahasiakan sebaliknya, Mitsuki juga harus merahasiakan identitas Atsuki yang telah mengubahnya itu. Jelas aja, Mitsuki tidak percaya diri. Belum pernah ia menjadi model apalagi harus berakting di depan kamera. Tetapi setelah melihat pantulan dirinya dicermin memakai pakaian dewasa dan rambut panjang tergerai seperti yang selama ini diimpikan, Mitsuki nampak gugup. Benarkah itu dirinya? Atsuki menyuruh Mitsuki untuk berjalan-jalan di sekitar untuk membuktikan seberapa cantik dirinya. Mitsuki bingung harus melakukan apa, dia hanya berjalan-jalan sambil memikirkan apa yang sedang terjadi. 


Tidak perlu waktu lama, Mitsuki langsung mendapat banyak kartu nama dari perusahaan pencari bakat. Mitsuki tidak menyangka, dia ditawari sebagai model SMU bukan sebagai model SD lagi. Tiba-tiba seorang cowok berlari dan menabraknya diatas jembatan membuat semua kartu nama yang dia dapat jatuh. Bukannya minta maaf, cowok itu malah menggandeng tangannya dan mengajaknya berlari. Setelah berlari cukup jauh, cowok itu berhenti dan berdiri dekat sekali dengan Mitsuki. Mitsuki berpikir kalau dia pernah bertemu dengan cowok itu. Cowok itu malah tertawa dan mengatakan bahwa dia dan Mitsuki pernah bertemu di dalam mimpi. Cowok itu tertawa lagi dan mengatakan hari ini dirinya stress makanya dia jadi aneh begitu. Cowok itu bersikeras untuk mencari kartu nama-kartu nama yang tadi terjatuh akibat dirinya. Mitsuki menyatakan bahwa dirinya tidak berminat dengan para pencari bakat itu. 
"Kesempatan yang telah kau dapatkan, bukankah tidak semua orang dapat memperolehnya? Kau telah terpilih dari sekian banyak orang. Selain itu, aku juga ingin melihat kemampuan seperti apa yang kamu miliki dan sejauh mana kau bisa membuat hatiku berdebar-debar?!" 
Mitsuki tidak bisa mengatakan apa-apa setelah cowok itu mengatakan hal seperti itu. Cowok itu tiba-tiba harus pergi meninggalkannya. Sebelum dia pergi, dia menyuruh Mitsuki untuk memejamkan mata karena ada bulu mata yang jatuh. Kemudian *chuu, cowok itu mencium pipi Mitsuki dan *Jepreet. . .

TBC ke Part 2

Huaah...begitulah sinopsis yang bisa aku buat sekarang. Aku pasti update buat part yang selanjutnya. Tunggu yaa, sist ^^

0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan cuma jadi silent reader, komennya ditunggu untuk perbaikan blog ini ^^

 

Coretan Si Pingu Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review