Selasa, 13 Maret 2012

Satorare, Si Jenius Transparan

Diposkan oleh Nurul Fadillah di 3/13/2012 04:04:00 PM
Reaksi: 

Jadi, satorare itu artinya transparan. Transparan karena apa yang dia gumamkan dalam hati bisa didengarkan orang-orang 12 meter disekelilingnya. jarak ini juga bisa nambah. tergantung suasana hatinya. Kalo di teriak didalam hati, jaraknya bisa lebih jauh lagi.  Orang-orang satorare ini adalah orang-orang jenius kecerdasannya di atas rata-rata.  mereka 1 diantara 10 juta. makanya mereka oleh pemerintah jepang ditetapkan sebagai aset negara.

Biasanya orang-orang satorare dipekerjakan sebagai ilmuwan-ilmuwan di research center.  Tokoh utama serial ini adalah seorang dokter. Namanya dokter Noriko Satomi. Dia hanya punya seorang ibu yang merawatnya, bapaknya tidak diceritakan. Selain itu, pemerintah jepang mengutus 2 orang sebagai penjaga sang satarore. tugasnya mengkondisikan orang-orang di sekitar satorare untuk maklum bahwa dia adalah satorare dan mereka tidak merespon apa kata hati sang satorare.

ini dia penampakan si jenius satorare

Mereka bertugas agar satorare bisa hidup normal di tengah masyarakat tanpa bekerja di research center yang minim berinteraksi dengan manusia. Diceritakan jika sang satorare tahu dia adalah satorare, maka dia akan sangat ingin mati, stress dan bunuh diri. Satomi bekerja di sebuah rumah sakit pemerintah sebagai dokter umum.  Sebenarnya Satomi adalah orang yang baik (apalagi kita bisa mendengar kata hatinya), tapi orang-orang disekitarnya kadang tidak bisa menerima keadaannya yang satorare. Seperti film serial jepang lainnya, film ini adalah tentang cinta. kebayang gak, kisah cinta yang seharusnya hanya ada di hati manusia menyebar dan diketahui khalayak ramai? misalnya ketika kita melihat seorang wanita yang menurut kita sangat cantik, tapi tentu saja si wanita tersebut sudah tau. Karena hal ini juga Dr. Satomi tidak boleh menangani penyakit-penyakit gawat seperti operasi karena dikhawatirkan si pasien akan langsung mengetahui jika dia punya penyakit gawat yang tidak bisa disembuhkan misalnya. 



tapi, bagian yang paling saya suka dan paling menyentuh sampai saat ini (episode 7-red) adalah bagian ketika Ketua Badan Satorare Nasional yang bertugas memutuskan apakah si satorare itu pantas dipertahankan di kehidupan sehari-hari atau harus di research centre. seluruh dokter dan perawat di rumah sakit, yang sudah merasa tidak nyaman dengan adanya satorare di rumah sakit mereka mengadakan rapat rahasia tanpa sepengetahuan Dr. satomi. Tujuannya mereka mendesak badan satorare membawa satomi ke research center. caranya adalah mengadakan mogok kerja sampai satomi di bawa ke research center.  Ditengah-tengah rapat, satomi masuk. semua pihak rumah sakit jadi salah tingkah. mereka menjelaskan mereka ingin mogok kerja menuntut perbaikan gaji, tunjangan dll. Satomi, yang memang orang baik, ikut-ikutan menyetujui dan siap mogok kerja. tentu saja pihak rumah sakit kebingungan. Akhirnya mereka berkata bahwa satomi harus tetap bekerja karena ini kesempatannya membuktikan dia mampu menangani pasien-pasien. Dan hati Satomi tersentuh lagi. tidak mungkin dia meninggalkan pasien yang membutuhkan pertolongannya.  Saat menangani pasien itulah, para dokter dan suster mendengar ketulusan hati Dr. Satomi yang sangat menghargai dan meninggikan mereka. Dr. Satomi berusaha keras sekali membantu para pasien. dan mendoakan agar tujuan mogok kerja, yaitu agar diberikan kesejahteraan yang lebih bisa tercapai.  Ibunya Dr.Satomi, merasa ada yang aneh pada dirinya dan melihat keadaan anaknya di rumah sakit (biasa, naluri seorang ibu…). Dia menemukan bahwa teman-teman sekantor Dr. Satomi sedang mogok kerja menuntut anaknya dipindahkan ke research center. Ibunya hanya bisa menangis sedih. Beliau pun pergi meninggalkan rumah sakit dengan meninggalkan sekotak makanan bertuliskan:      Terima Kasih telah menerima Dr. Satomi selama ini. maaf telah merepotkan 


Akhirnya para dokter dan perawat dirumah sakit itu menyadari telah melakukan kesalahan. Dan mengurungkan niat mereka mengirim Dr. Satomi ke research Center. mereka pun berhenti dari mogok kerja mereka.  Banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari film ini. Kadang saya mengkondisikan bagaimana jika saya berada dalam posisi Dr.Satomi.

gimana, kebayang gag kalau pikiran kamu di dengar oleh orang lain?

satu lagi film unik bagi kamu penggemar Dorama ^^

2 komentar:

Dede Nurhidayat mengatakan...

is am i??

Nurul Fadillah mengatakan...

hmm. . .hanya aku yang bisa mendengar pikiranmu <3

Poskan Komentar

Jangan cuma jadi silent reader, komennya ditunggu untuk perbaikan blog ini ^^

 

Coretan Si Pingu Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review