Sabtu, 19 Oktober 2013

Vol. 2 Love Me or Not - Yutaka Tachibana

Diposkan oleh Nurul Fadillah di 10/19/2013 12:25:00 PM
Reaksi: 
eng ing eng. .kali ini aku datang membawa kisah dari volume 2 Love Me or Not.

cerita volume 1 berakhir di pertarungan Muroi Yuuri dengan mantan pacar ka Yabe yang telah menyisakan luka diperut ka Yabe. Yuuri yang gelap mata dan dipenuhi cinta ka Yabe, nekad menantang mantan ka Yabe dengan mendapatkan ippon, tentu saja Yuuri yang menang karena Yuuri adalah cewek yang bertarung demi cinta. Setelah mendapatkan ippon, Yuuri pun berhak bertanya mengenai ka Yabe. Kenyataan yang sebenarnya bahwa mantan ka Yabe ini bukanlah si penusuk perut ka Yabe. Lagi-lagi Kagurazaka Motoko tidak bercerita apa-apa tentang Yabe kepada Yuuri. Padahal Motoko tau segalanya tentang Yabe. 
Dengan menangnya Yuuri, dia malah semakin dekat dengan Yabe, dilain pihak, Hirao si ketua OSIS makin patah hati *hiks* . 

Volume 2


kisah di volume 2 mulai menunjukkan konflik cinta segitiga dan segi empat (?) karena baru ketahuan bahwa sebenarnya yang disukai oleh Hirao adalah Kagurazaka Motoko!! bukan si petarung cinta Muroi Yuuri. 

Motoko dan Yuuri jalan-jalan menonton pertunjukan kembang api. Yuuri memakai yukata yang membuatnya kelihatan tampak manis dan tentu saja berharap bertemu dengan kak Yabe. Sedangkan Motoko yang tomboy namun cantik itu memakai pakaian kasual seperti biasa. Ditengah jalan mereka menemukan seorang cowok yang tengah *menyiksa* cewek. Motoko geram dan langsung siap-siap ingin menghajar si cowok tetapi berhasil dihentikan oleh Yabe yang datang disaat yang tepat. Untung saja Yabe datang kalau tidak Motoko sudah menghabisi si cowok pengecut itu. Tentu saja Yuuri senang bukan main bertemu dengan Yabe disaat pesta kembang api. Motoko mengacuhkan mereka berdua malah dengan santai makan. Karena bagi Motoko, Yabe sesungguhnya tidak serius dengan Yuuri meski Yabe dekat dengan Yuuri. 



Tak disangka ternyata Hirao pun ada di pesta kembang api itu. Tetapi dia diam-diam memerhatikan Yuuri yang tampak sangat manis. Motoko berhasil memergoki Hirao yang sedang menatap Yuuri penuh arti dibalik tiang listrik. Hirao langsung kikuk dan kaku malah berkomentar "Yuuri? biasa aja tuh!" wkwkw Motoko mati-matian untuk tidak tertawa. Gimana ya nasib percintaan Yuuri ? Benarkah Hirao menyukai Yuuri?

Chapter selanjutnya menceritakan adik-adik manis Yuuri yang datang kesekolah. Kedua adik laki-laki Yuuri datang kesekolah karena Yuuri salah memasukkan baju renangnya ke tas sekolah mereka. Keduanya bertemu dengan Hirao yang tidak sengaja jalan dikoridor dan melihat dua anak SMP kebingungan. Kedua adik Yuuri langsung menyukai Hirao yang tampak sangat gagah dan pintar ketika menyelamatkan mereka dari guru galak dan teman Hirao yang iseng. Akhirnya Yuuri bertemu dengan adik-adiknya yang telah tidur dipangkuan Hirao. Yuuri berterima kasih kepada Hirao. 



Lain cerita ketika Motoko ada. Dia menerjang kaca jendela kelas untuk masuk ke kelas *kurang kerjaan*. Akhirnya kakinya terkilir dan dia sulit berjalan. Yuuri tentu ingin mengantarkan Motoko pulang, tetapi tubuh Motoko yang tinggi menjulang tak sanggup memapah Motoko. Yuuri memanggil Hirao untuk membantunya, karena hanya nama Hirao saja yang langsung muncul dikepalanya. Awalnya Hirao menolak mengantarkan Motoko, karena sebenarnya Hirao diam-diam kesal oleh Motoko yang terlalu blak-blakan dan suka kesetanan. Tetapi karena Yuuri yang memintanya, Hiraopun mengiyakan. Selama perjalanan, Hirao kikuk menghadapi Yuuri yang ceria dan sangat manis. Bagi Hirao, Yuuri tampak manis karena ia selalu tulus dan semangat melakukan segala hal, termasuk ketika ia berteman dengan Motoko yang misterius. Motoko ingin Yabe juga ikut kerumahnya, tetapi ia tahu Yabe tidak akan pernah lagi datang kerumahnya setelah kejadian itu. 


Hirao dan Yuuri dibuat kagum oleh rumah Motoko yang mewah dan sangat besar. Rumah bergaya Victorian itu terlihat lengang, setelah masuk kerumah, para pembantu tua langsung menyambut dan ribut karena Motoko terkilir. Kakek Motoko melihat kedatangan Motoko, membawa teman berkata sinis " ternyata orang dengan berkepribadian busuk sepertimu bisa punya teman juga" Motoko juga menjawab kakeknya dengan sinis "Aku memang busuk, tetapi tidak sebusuk dirimu kakek" dan berlalu sambil menyuruh Hirao dan Yuuri mengikutinya. Dalam hati, Yuuri berpikir ia sama sekali tidak tahu apa-apa mengenai Motoko. 


Hirao dan Yuuri terlibat percakapan yang berhasil membuat Hirao kikuk parah. Ia tidak pernah sebelumnya memiliki percakapan dengan Yuuri seperti ini. Tetapi tiba-tiba Yuuri melihat sebuah foto yang terletak diatas buffet. Sebuah foto yang terdapat tiga orang, 1 orang laki-laki jangkung dengan rambut hitam dan dua cewek manis disampingnya, 1 cewek ditengah terlihat sangat manis dan feminim satu lagi cewek jangkung dengan rambut panjang namun terlihat tomboy. Yuuri menebak bahwa cewek rambut panjang itu ialah Motoko dan dia langsung histeris ketika mengetahui kalau cowok rambut hitam itu ialah Yabe!! Tetapi ia bingung cewek feminim itu siapa? 





Terpaksa Motoko harus menceritakan semuanya! Ya semuanya! Cewek feminim dalam foto itu ialah kakak Motoko, Kanako Kagurazaka. Sejak dahulu, Yabe, Kanako, dan Motoko sering bermain bersama. Mereka sangat akrab hingga Yabe jatuh cinta pada Kanako. Padahal Kanako sakit-sakitan dan bertubuh lemah sejak kecil. Motoko yang tomboy dan kuat menjaga Kanako sepenuh hatinya. Motoko blak-blakan bilang kalau Kanako dan Yabe dulu berpacaran. Kanako adalah orang yang disukai Yabe mati-matian dan Kanakolah yang sudah menikam perut Yabe. Seorang gadis yang kelihatannya tidak tega membunuh serangga malah tega menghunus pisau keperut pacarnya. 
Jelas saja hati Yuuri kacau balau. Ia tidak tahu harus bertindak apa selain memegangi bingkai foto itu dengan gemetar. Motoko menyadari sebenarnya tidak ada perasaan sama sekali untuk Yabe. Kanako memanfaatkan perasaan Yabe untuk menikamnya. Pernyataan mengejutkan Yuuri ialah "Kanako, dia selalu menyayangiku" ucap Motoko datar. 

Yuuri bingung apa yang terjadi diantara Yabe yang menyayangi Kanako dan Kanako yang menyayangi Motoko? 



Yuuri memang cewek petarung cinta meski tahu Yabe sangat menyukai Kanako, tetapi Kanako sudah meninggal. Ya, Kanako sudah meninggal, setelah menikam Yabe. Tubuh lemah Kanako kambuh dan dia sudah tidak bisa bertahan dan akhirnya meninggal. Namun, Yabe yang pada saat pemakaman Kanako tidak hadir, tetap menganggap Kanako masih hidup. 

Yuuri tetap akan berjuang demi cintanya kepada Yabe. Motoko hanya pasrah dan melihat perkembangan percintaan Yuuri dan Yabe. 


Diakhir cerita, Hirao tampak kompak dengan Motoko. satu sekolah juga melihat mereka berdua sangat cocok. Hirao pintar, tampan, dan tangguh. Motoko cantik, pintar, dan tangguh juga. Sampai akhirnya diatap sekolah Hirao menyatakan ia menyukai Kagurazaka Motoko.

Apa yang terjadi selanjutnya? Benarkah Hirao menyukai Motoko? Lalu bagaimana kisah Yabe dan Yuuri?
Nantikan di review volume 3 post selanjutnya ^^












0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan cuma jadi silent reader, komennya ditunggu untuk perbaikan blog ini ^^

 

Coretan Si Pingu Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review